Analisis Artikel tentang Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Tumbaga Holing Batak Angkola
A. Analisis Artikel
Artikel yang ditulis oleh Dr.Zainal Efendi Hasibuan, M.A sebagai gambaran secara jelas terkait dengan tema kali ini yaitu "Moderasi dan HarmoniBeragama dalam Surat Tembaga Holing Batak Angkola". Salah satu daerah yang ada di Tapanuli Sumatera Utara.
Pasalnya, dalam artikel tersebut kita diberikan gambaran tentang sejarah dan wawasan pendidikan tentang keberagaman adat, ras, suku, budaya dan agama yang ada di Indonesia khususnya di daerah Tapanuli.
Indonesi dikenal sebagai negara yang majemuk yang terdiri dari berbagai ras, suku, budaya, dan agama. Keberagaman inilah merupakan suatu kehendak bagi sang Pencipta sebagai suatu wujud kesempurnaan dan kemahakayaan sang pencipta.
Artikel mengenai "Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Temabaga Holing Batak Angkola" ini membawa prespektif tentang dedikasi untuk membangun peradaban sebagai metode penelitian.
Didalam Surat Tumbaga Holing ini diartikan dengan Dalihan Natolu terdiri dari Mora, Kahanggi, dan anak Boru.
Dimana Mora artinya ialah sebagai sumber air kehidupan dan pantas untuk dihormati karena pihak Mora akan memberikan putrinya untuk diperistri kepada satu keturunan satu marga. Kemudian Kahanggi ialah satu kerabat dalam satu marga dan anak Boru ialah kelompok kerabat yang mengambil istri dari kerabat Mora.
Didalam artikel ini kita juga diberikan penjelasan mengenai walaupun berbeda ras, suku, agama, tetapi kita tidak boleh saling menghina atau mengejek satu sama lain, sehingga perlu adanya toleransi untuk mendukung kemajuan dan kehidupan kita. Apalagi ditambah dengan Agama sebagai lambang atau identitas seseorang. Bagaimana ia mendekatkan dirinya kepad sang pencipta.
B. kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan artikel ini ialah kajian nya akurat serta pembaca mudah memahami dan istilah istilah yang ada di dalam artikel, terutama kepada orang yang belum mengerti istilah-istilah dalam bahasa Batak.
Kekurangan ada beberapa kalimat yang penempatan titik atau koma nya yang sedikit membuat pembaca bingung intonasi pengucapaannya.
C. Saran
Saran saya ialah sebagai bangsa Indonesia yang memiliki suku, ras, agama dan budaya yang berbeda. Hendaknya kita sesama makhluk ciptaan Tuhan senantiasa menjunjung tinggi harkat dan martabat kita serta tanamkan rasa toleransi antar sesama.
Komentar
Posting Komentar